Berita tentang E Gamelan yang Mendunia

Berita tentang E Gamelan yang Mendunia ini adalah informasi terbaru yang bisa ANda simak di artikel kali ini. Gamelan elektronik (e-gamelan) oleh Dian Nuswantoro University Semarang (Udinus) akan berada di tiga tempat di Patis, Perancis. Selain tampil di markas Unesco di Paris, tim e-gamelan juga tampil di kantor Kedutaan Besar Indonesia di Paris dan Disneyland Paris. Kanselir Udinus, Edi Nursasongko mengatakan, kampus saat ini melahirkan kebutuhan untuk pergi ke Paris dan di tiga tempat ini.

Berita tentang E Gamelan yang Mendunia

Pada Selasa kemarin latihan digelar sebelum terbang ke Prancis pada akhir Juni. “Latihan ini untuk persiapan UNESCO. Kami menyebutnya tiga tempat utama, UNESCO, Kedutaan Besar Indonesia, dan Taman Animasi di Disneyland, dan kami perlu persiapan,” kata Edi. Pemain E Gamelan terpilih menjadi 30 orang. Disini Anda juga bisa memainkan POKER88 Asia online ini, untuk menemukan game seru yang berbeda.

Mereka adalah kombinasi dari 15 dosen dan 15 siswa. Edi mengatakan, para pembicara yang terlibat dalam tampil di e-gamelan memiliki gelar doktor dan profesor. Sedangkan penari dari siswa. Edi mengatakan, gamelan dipilih karena merupakan musik asli Indonesia yang mulai kehilangan pesonanya, terutama bagi kaum muda. Kampus berbasis IT kemudian mendigitalkan gamelan sampai menjadi sebuah e-gamelan.

Melalui e-gamelan, kegiatan dapat dilakukan dengan lebih mudah, dan hemat biaya. “Karena dalam penelitian, (harga) gamelan itu mahal mencapai Rp. 250 juta, belum lagi berat, ribet karena butuh banyak ruang. Kami orang komputer untuk digital bisa bisa bermain di mana saja, disimak , dipukuli di berbagai forum komunitas, “kata Edi. Sebelum membuat e-Gamelan, kampus juga menerima restu dari Keraton Surakarta untuk mendigitalkan gamelan.

Proses transformasi menjadi digital yang menarik Unesco untuk mengundangnya muncul di sana. “Kami tidak bisa ke Unesco. Tapi kami ingin agar gamelan diakui di dunia herritage, gamelan telah dipatenkan di Indonesia. Kami akan memperkenalkan Anda kepada Unesco juga,” tambahnya. Sebelum tampil di Unesco, e-gamelan dan pernah tampil secara internasional seperti Taiwan dan Singapura pada tahun 2010. Aplikasi e-gamelan dapat diunduh langsung di Play Store untuk gadget terbuka.